Tampilkan postingan dengan label web. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label web. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2009

Apa Yang Perlu Dihindari di Facebook?


INILAH.COM, Jakarta – Jutaan orang menggunakan situs jejaring sosial semacam Facebook dan Twitter untuk berhubungan dengan teman dan keluarga. Namun pakar keamanan mengingatkan banyak user yang terlalu mengumbar informasi di Facebook sehingga berpotensi bahaya.

Situs jejaring sosial membuat orang mudah berhubungan dengan yang lain. Namun pakar keamanan mengingatkan untuk berhati-hati menyangkut data yang dipublikasikan.

"Jangan menceritakan segalanya. Berfikirlah sebelum menulis di Facebook. Hapuslah semua informasi diri segera mungkin,” kata pakar internet David Gewirtz.

Ia mengingatkan agar user tidak menulis alamat, nomor telepon, tempat tanggal lahir serta nama ibu kandung di Facebook. Hal itu bisa digunakan oleh pejahat untuk menebak informasi rekening bank.

"Ada penjahat terorganisir di beberapa negara yang secara konstan mencari informasi seperti itu di Twitter dan Facebook untuk mendapatkan akses ke rekening bank,” ingat Gewirtz.

Ia menambahkan jika user memposting nomor telepon, setidaknya akan mendapat telepon promosi yang tidak diinginkan. Sementara jika memberikaan alamat, bisa mendapat tamu tidak diundang.

"Teman yang ditemui di Facebook belum tentu teman sejati. Mereka hanya orang kebetulan ditemui. Namun karena dipanggil sebagai teman, mereka berperilaku layaknya teman padahal bukan," kata Gewirtz.

Jadi bagaimana cara untuk melindungi diri agar aman di situs jejaring sosial? "Jika menggunakan Facebook, aturlah setting dengan mematikan semua yang menyangkut informasi yang bisa diakses oleh publik. Sebab dengan semakin banyak informasi yang bisa diakses maka akan semakin banyak yang menganggap sebagai korban potensial," kata Gewirtz. [ito]

Selengkapnya...

Rabu, 29 Juli 2009

Microsoft Buru-buru Benahi IE


INILAH.COM, Jakarta - Microsoft dipaksa untuk mengeluarkan software gawat darurat untuk menambal Windows. Peneliti berhasil mendapatkan cara untuk melompati mekanisme pengamanan kritis yang ada di browser Internet Explorer.

Sebelumnya seseorang bernama Smith memposting video yang menunjukkan cara mem- bypass mekanisme cek di ActiveX Internet Explorer. Cara itu menunjukkan ActiveX yang banyak masalah bisa dieksploitasi untuk menjalankan program berbahaya di komputer korbannya.

"Itu masalah besar, karena bisa dieksekusi, padahal seharusnya tidak boleh dieksekusi," kata Eric Schultze, chief technology officer di Shavlik Technologies.

"Hanya dengan mengunjungi situs berbahaya, penjahat bisa melakukan apapun di komputer korbannya, jika belum mengaplikasikan tambalan itu,” tambahnya.

Microsoft biasa mengeluarkan instruksi khusus untuk mengamankan Internet Explorer dari serangan yang menargetkan ActiveX yang banyak masalah. Seperti dilaporkan CNET yang mengutip orang dalam, Microsoft mengambil langkah tak biasa dengan mengeluarkan tambalan itu.

Microsoft biasanya hanya mengeluarkan tambalan dalam jangka waktu yang sudah ditetapkan, saat hacker berhasil menemukan masalah keamanan. Namun untuk kasus ini Microsoft merahasiakan serangan itu.

"Masalah itu pasti menakutkan Microsoft," kata Schultze mengenai langkah Microsoft mengeluarkan tambalan di luar jadwal.[ito]

Selengkapnya...